Idul Fitri atau kita kenal juga dengan Lebaran adalah saat yang dinanti nantikan oleh para kaum muslim di seluruh dunia, setelah sebulan menjalani perang melawan hawa nafsu di bulan suci Ramadhan. Lebaran adalah sebuah kemenangan bagi setiap muslim. Menyambut datangnya kemenangan selalu dilewatkan dengan penuh suka cita dan rasa bahagia.
Aku menikmati malam lebaran kali ini di suatu pusat keramaian malam yg ada di kotaku. kududuk di pinggir danau dan memesan dua gelas Jus Apel, kebetulan aku berdua dengan teman lamaku sejak SMA. suasana amat ramai, kukira semua orang sedang bersuka cita menyambut hari kemenangan itu. Tapi ada hal yang membuat suasana suka cita itu terusik.
Sebuah selebrasi mungkin adalah hal yang lumrah untuk merayakan sesuatu yang kita capai, tentunya sesuatu itu menyangkut hal yang positif, dan di malam lebaran ini, aku sedang menyaksikan sebuah selebrasi penyambutan hari kemenangan yang secara pribadi aku nilai sebagai Selabrasi yang salah.
Para pemuda mengendarai sepeda motornya Ugalugalan, dan dengan sengaja menarik kencang kencang gas motor mereka dan akhirnya menimbulkan suara yang bising, hal itu tidak hanya sekali dua kali saja terjadi, sepertinya sepanjang malam tempat ini terus diwarnai dengan hal yang sama. Aku menganggap kalau selebrasi seperti itu adalah salah, kita sedang menyambut hari lebaran, dimana semua kita disucikan dari dosa menuju ke Fitrah kita sebagai manusia. Dan cara itu menurutku bukan hal yang sepantasnya dilakukan untuk merayakannya, hal itu kurasa amat berlebihan. bahkan malam lebaran tahun lalu aku menyaksikan hal yang serupa, behkan para pengendara pengendara yang kulihat ada yang melepas baju mereka sambil mengebut motor mereka kencang kencang, apakah hal itu pantas kita lakukan sebagai selebrasi kesebangan menyambut kemenangan kita ???
Kupikir mungkin kita bisa memilih cara lain yang lebih elegan untuk merayakan Hari kemenangan kita semua.
Selamat Lebaran, Minal Aidin Walfa Idzin, Mohon Maaf Lahir Bathin.
Aku menikmati malam lebaran kali ini di suatu pusat keramaian malam yg ada di kotaku. kududuk di pinggir danau dan memesan dua gelas Jus Apel, kebetulan aku berdua dengan teman lamaku sejak SMA. suasana amat ramai, kukira semua orang sedang bersuka cita menyambut hari kemenangan itu. Tapi ada hal yang membuat suasana suka cita itu terusik.
Sebuah selebrasi mungkin adalah hal yang lumrah untuk merayakan sesuatu yang kita capai, tentunya sesuatu itu menyangkut hal yang positif, dan di malam lebaran ini, aku sedang menyaksikan sebuah selebrasi penyambutan hari kemenangan yang secara pribadi aku nilai sebagai Selabrasi yang salah.
Para pemuda mengendarai sepeda motornya Ugalugalan, dan dengan sengaja menarik kencang kencang gas motor mereka dan akhirnya menimbulkan suara yang bising, hal itu tidak hanya sekali dua kali saja terjadi, sepertinya sepanjang malam tempat ini terus diwarnai dengan hal yang sama. Aku menganggap kalau selebrasi seperti itu adalah salah, kita sedang menyambut hari lebaran, dimana semua kita disucikan dari dosa menuju ke Fitrah kita sebagai manusia. Dan cara itu menurutku bukan hal yang sepantasnya dilakukan untuk merayakannya, hal itu kurasa amat berlebihan. bahkan malam lebaran tahun lalu aku menyaksikan hal yang serupa, behkan para pengendara pengendara yang kulihat ada yang melepas baju mereka sambil mengebut motor mereka kencang kencang, apakah hal itu pantas kita lakukan sebagai selebrasi kesebangan menyambut kemenangan kita ???
Kupikir mungkin kita bisa memilih cara lain yang lebih elegan untuk merayakan Hari kemenangan kita semua.
Selamat Lebaran, Minal Aidin Walfa Idzin, Mohon Maaf Lahir Bathin.

hehehehe,, lebih besar d dengar suara knalpot motor n petasan d banding dengan suara takbir..
BalasHapushm,, dasar...
anak muda,, anak muda,,,
blum memahami celebrasi takbiran...
Makanya saya cepat pulang, hehehe...
BalasHapus